(2) Sandi Kartasasmita
*corresponding author
AbstractBudaya patriarki yang masih melekat dalam masyarakat Indonesia membentuk pandangan bahwa laki-laki harus tampil kuat, tegas, dan mampu mengendalikan emosi. Pandangan ini sering menekan ekspresi emosi yang dianggap lemah, seperti kesedihan atau ketakutan, sehingga mendorong munculnya toxic masculinity. Tekanan tersebut dapat menghambat kemampuan individu mengenali dan mengekspresikan emosi secara sehat serta memengaruhi keseimbangan psikologis. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara ekspresi emosi dan toxic masculinity pada mahasiswa laki-laki. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan untuk melihat arah dan kekuatan hubungan kedua variabel. Partisipan merupakan mahasiswa laki-laki aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data dikumpulkan secara daring menggunakan Emotional Expressivity Scale (EES) dan Toxic Masculinity Scale-28 (TMS-28). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson melalui SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara ekspresi emosi dan toxic masculinity, yang berarti semakin tinggi kemampuan mengekspresikan emosi, semakin rendah kecenderungan terhadap nilai-nilai maskulinitas yang kaku. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan ekspresi emosional untuk mendukung kesehatan psikologis dan membangun pola maskulinitas yang lebih adaptif di kalangan mahasiswa laki-laki. KeywordsEkspresi Emosi, Toxic Masculinity, Mahasiswa Laki-Laki, Gender
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7433 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7433 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Bishara, A. J., & Hittner, J. B. (2015). Reducing Bias and Error in the Correlation Coefficient Due to Nonnormality. Educational and Psychological Measurement, 75(5), 785–804. https://doi.org/10.1177/0013164414557639
Bosco, F. A., Aguinis, H., Singh, K., Field, J. G., & Pierce, C. A. (2015). Correlational effect size benchmarks. Journal of Applied Psychology, 100(2), 431–449. https://doi.org/10.1037/a0038047
Gerdes, Z. T., & Levant, R. F. (2018). Complex Relationships Among Masculine Norms and Health/Well-Being Outcomes: Correlation Patterns of the Conformity to Masculine Norms Inventory Subscales. American Journal of Men’s Health, 12(2), 229–240. https://doi.org/10.1177/1557988317745910
Kring, A. M., Smith, D. A., & Neale, J. M. (1994). Individual Differences in Dispositional Expressiveness: Development and Validation of the Emotional Expressivity Scale. Journal of Personality and Social Psychology, 66(5), 934–949. https://doi.org/10.1037/0022-3514.66.5.934
Kulsum, Z. A., & Sinha, A. (n.d.). Gender Stereotypes, Societal Pressure and Emotional Expression among Men. 11. https://doi.org/10.25215/1103.194
Logoz, F., Eggenberger, L., Komlenac, N., Schneeberger, M., Ehlert, U., & Walther, A. (2023). How do traditional masculinity ideologies and emotional competence relate to aggression and physical domestic violence in cisgender men? Frontiers in Psychology, 14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1100114
Masanet-Ripoll, E., Rodríguez-Del-Pino, J. A., & González-Sanjuán, M. E. (2024). Emotional discourses in young masculinities: the case of young men in Valencia, Spain. Sociologia, Problemas e Praticas, 106, 101–119. https://doi.org/10.7458/SPP202410634293
McKenzie, S. K., Collings, S., Jenkin, G., & River, J. (2018). Masculinity, Social Connectedness, and Mental Health: Men’s Diverse Patterns of Practice. American Journal of Men’s Health, 12(5), 1247–1261. https://doi.org/10.1177/1557988318772732
Plant, E. A., Hyde, J. S., Keltner, D., & Devine, P. G. (2000). The Gender Stereotyping Of Emotions.
Reigeluth, C. S., Pollastri, A. R., Cardemil, E. V., & Addis, M. E. (2016). “Mad Scared” versus “I Was Sad”: Emotional expression and response in urban adolescent males. Journal of Adolescence, 49, 232–243. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2016.03.004
Sanders, S. M., Garcia-Aguilera, C., Borgogna, N. C., Sy, J. R. T., Comoglio, G., Schultz, O. A. M., & Goldman, J. (2024). The Toxic Masculinity Scale: Development and Initial Validation. Behavioral Sciences, 14(11). https://doi.org/10.3390/bs14111096
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Edwin Tan, Sandi Kartasasmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download