Pengaruh Model Pembelajaran Outdoor Education Melalui Permainan Snake Run Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Siswa pada Materi Gerak Dasar Lokomotor Kelas III SDN Karanganyar

(1) * Lizza Zalfaa Alya Mail (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia)
(2) Rahmat Permana Mail (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia)
(3) Sunanih Sunanih Mail (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran outdoor education melalui permainan snake run terhadap keterampilan gerak dasar siswa pada materi gerak dasar lokomotor kelas III SDN Karanganyar, Kabupaten Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya variasi model pembelajaran PJOK di sekolah dasar sehingga keterampilan gerak dasar siswa belum optimal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen (13 siswa) yang mendapat pembelajaran outdoor education melalui permainan snake run dan kelas kontrol (13 siswa) yang mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan Test of Gross Motor Skill (TGMD-2), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen sebesar 48.92 meningkat menjadi 93.69 pada post-test, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 55.31 menjadi 85.69. Uji t menunjukkan nilai sig. 0,60< 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model outdoor education melalui permainan snake run dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa secara signifikan.


Keywords


Outdoor Education, Permainan Snake Run, Keterampilan Gerak Dasar, Gerak Dasar Lokomotor, PJOK

   

DOI

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.6946
      

Article metrics

10.57235/qistina.v4i2.6946 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Agrinnitami, F., Apriantono, T., & Kurniawan, F. (2020). Pengembangan model pembelajaran gerak dasar lari melalui permainan kecil untuk anak usia 7–9 tahun. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(1), 12–20. https://doi.org/10.xxxxx

Aditia, R. (2022). Pendidikan jasmani berbasis permainan. Bandung: Alfabeta.

Bakhtiar, S. (2015). Dasar-dasar gerak. Padang: UNP Press.

Djawa, S., & Budiono, A. (2014). Peranan pendidikan jasmani dalam meningkatkan keterampilan gerak anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Olahraga, 3(2), 45–52.

Rosdiani, D. (2013). Perencanaan pembelajaran dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Bandung: Alfabeta.

Suherman, A. (2011). Pengembangan model outdoor education berbasis kompetensi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8(1), 24–35.

Supriady, D. (2020). Pengaruh outdoor education terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 78–87.

Ulrich, D. A. (2000). Test of Gross Motor Development (2nd ed.). Austin, TX: PRO-ED.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Lizza Zalfaa Alya, Rahmat Permana, Sunanih Sunanih

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.