(2) Dogma Simanjuntak
(3) Firman Sitindaon
(4) Martua Situmeang
(5) Reynold Simbolon
(6) Yudha Simarmata
*corresponding author
AbstractMedia komunikasi telah menjadi bagian integral dalam sejarah pewartaan iman Kristen sejak masa Alkitab. Media yang digunakan pada zaman tersebut tidak berbentuk teknologi modern, melainkan dalam bentuk sarana-sarana Komunikasi sederhana seperti tradisi lisan, loh batu, gulungan kitab, surat-surat rasuli, tindakan simbolik, dan berbagai sarana komunikasi non-verbal lainnya. Melalui media tersebut, firman Allah diberitakan, diabadikan dan diwariskan lintas generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk media yang digunakan dalam konteks Alkitab, fungsi teologis dan praktisnya, serta relevansinya terhadap pemanfaatan media dalam pendidikan Kristiani dan kehidupan gereja modern. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan melakukan pengkajian terhadap sumber Primer dari teks Alkitab dna sumber buku, Jurnal Ilmiahm dan Literatur teologi yang relevan dengan pendekatan Historis - Teologis Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pada masa Alkitab memiliki fungsi strategis dalam mempertegas otoritas firman, menjaga keseragaman doktrin, serta membangun identitas umat Allah. Perkembanagan Pesat teknologi digital menghadirkan di lema ganda bagi Gereja, yaitu peluang dan tantangan dalam memanfaatkan media sebagai sarana pendidikan, penginjilan, dan pembentukan iman. Dengan pemahaman prinsip media dalam Alkitab, pendidik Kristen dan gereja dipanggil untuk menggunakan media secara etis, kreatif, dan bertanggung jawab selaras dengan nilai-nilai firman Tuhan. Studi ini menegaskan bahwa meskipun format dan teknologi media terus mengalami transformasi, fungsi media sebagai instrumen komunikasi firman Allah yang tetap bersifat relevan dan fundamental bagi pertumbuhan dan keberlangsungan iman Kristen sepanjang zaman. Keywordsmedia Alkitab, komunikasi iman, gereja mula-mula, pendidikan Kristen, teknologi digital
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7695 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7695 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Cecep Kustandi & Bambang Sutibjo, Media Pembelajaran Manual dan Digital (Bogor: Ghalia Indonesia, 2016).
Benny Hutahayan, kepemimpinan Spritual dan Media Sosial pada Rohani Pemuda, (Yogyakarta: Anggota Ikapi, 2019).
Christian Jonch, dua belas Langkah menafsirkan Alkitab secara utuh dan menyeluruh, (Jakarta: Anggota Ikapi, 2024).
Bruce, F. F, The New Testament Documents: Are They Reliable?, (Downers Grove: InterVarsity Press, 1982).
Ferguson, Everett, Backgrounds of Early Christianity, (Grand Rapids: Eerdmans, 1990).
González, Justo L, The Story of Christianity, Volume 1: The Early Church to the Dawn of the Reformation. (New York: HarperCollins, 2010).
Pelikan, Jaroslav, The Christian Tradition: A History of the Development of Doctrine, Vol. 1. (Chicago: University of Chicago Press, 1971).
Echols, John, Christian Education and Ethics, (Grand Rapids: Zondervan, 2008).
Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2017).
Nasrullah, Rulli, Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. (Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2017)
Heinich, Robert, dkk, Instructional Media and Technologies for Learning, (New Jersey: Prentice Hall, 2002)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Meri Ulina Br Ginting, Dogma Simanjuntak, Firman Sitindaon, Martua Situmeang, Reynold Simbolon, Yudha Simarmata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download