Analisis Sebaran Infeksi Megalocytivirus Penyebab Penyakit pada Komoditas Ikan Kerapu Budidaya di Kabupaten Buleleng

Authors

  • Krisna Meilani Mararta Hutapea Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • Gede Iwan Setiabudi Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • Gressty Sari Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7413

Keywords:

Megalocytivirus, kerapu budidaya, BBKHIT Bali, PCR

Abstract

Ikan kerapu merupakan komoditas budidaya laut yang menonjol dengan nilai ekonomi tinggi, khususnya di Bali sebagai pusat produksi ekspor utama. Namun, keberlanjutan budidaya kerapu sering terancam oleh penyakit menular, terutama megalocytivirus, yang dapat menyebabkan kematian massal pada populasi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai status infeksi dan distribusi geografis megalocytivirus pada ikan kerapu budidaya di Bali. Sampel ikan dikumpulkan dari tambak budidaya di Kabupaten Buleleng dan dianalisis melalui Polymerase Chain Reaction (PCR) di Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali. Selain itu, parameter kualitas air termasuk suhu, pH, oksigen terlarut (DO), salinitas, nitrit, nitrat, amonia, dan fosfat diukur untuk mendukung analisis. Hasil menunjukkan bahwa semua sampel yang diuji negatif terhadap infeksi megalocytivirus, dengan kondisi air tetap sesuai untuk budidaya kerapu. Temuan ini menunjukkan status ikan kerapu yang relatif sehat di Bali. Meskipun demikian, pemantauan rutin dan langkah-langkah biosekuriti yang ketat sangat penting untuk mencegah potensi wabah di masa mendatang.

References

Amelia, J. M., & Maharani, M. D. K. (2024). Water Quality Assessment on The Coast of Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Bali. Jurnal Ilmu Perikanan Dan Sumberdaya Perairan, 13(1), 1596–1604.

Apriliani, T., Zamroni, A., & Rosyidah, L. (2021). Keberlanjutan Ekonomi Rumah Tangga Pembudi Daya Ikan Kerapu di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 7(1), 1. https://doi.org/10.15578/marina.v7i1.8244

Dedi, D. (2018). Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin Pada Pakan Pellet Megami Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus-Lanceolatus). Intek Akuakultur, 2(2), 33–48. https://doi.org/10.31629/INTEK.V2I2.536

Lafferty, K. D., Harvell, C. D., & Conrad, J. M. (2015). Penyakit menular memengaruhi ekonomi perikanan laut dan akuakultur. Tinjauan Tahunan Ilmu Kelautan, 7(1), 471–496. https://doi.org/10.1146/annurev-marine-010814-015646

Lusiastuti, A. M., Purwaningsih, U., & Sumiati, T. (2010). Isolasi bakteriofaga anti Streptococcus agalactiae dari ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Riset Akuakultur, 5(2), 237–243.

Mahardika, K., Yamamoto, A., & Miyazaki, T. (2004). Susceptibility of juvenile humpback grouper Cromileptes altivelis to grouper sleepy disease iridovirus (GSDIV). Diseases of Aquatic Organisms, 59, 1–9.

Nathanailides, C., Kolygas, M., Tsoumani, M., Gouva, E., Mavraganis, T., & Karayanni, H. (2023). Addressing Phosphorus Waste in Open Flow Freshwater Fish Farms: Challenges and Solutions. Fishes, 8(9), 1–17. https://doi.org/10.3390/fishes8090442

Rifai, A. B., Putu Ika Mayasari, N. L., Yulianah, L., & Pasaribu, F. H. (2020). Infeksi Megalocytivirus pada Budidaya Ikan Air Laut dan Ikan Air Tawar di Beberapa Provinsi di Indonesia. Jurnal Veteriner, 21(3).

Wahyudi, D. W., Suhermanto, A., Triana K, A., & Herdianto, T. (2022). Deteksi Parasit Dan Virus pada Pembesaran Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus vs Epinephelus lanceolatus). Jurnal Airaha, 11(02), 418–428. https://doi.org/10.15578/ja.v11i02.413

Yahya, A. M., Makkarumpa, A. N. A. F., Ngopo, F. A. K., Maulyda, I., Thamrin, M. F., Zahrani, P. D., Putri, V. M., Apada, A. M. S., & Rell, F. (2023). Infeksi Virus yang Mengancam Budidaya Ikan di Indonesia. Buletin Veteriner Udayana, 847. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i05.p20

Yeni Andriyani, L. P., Prasetia, I. N. D., & Amelia, J. M. (2023). Pengaruh Manajemen Kualitas Air Kolam Treatment Pada Komoditas Budidaya Karang Hias. Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 22(1), 15. https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v22i1.2359

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Hutapea, K. M. M., Setiabudi, G. I., & Sari, G. (2025). Analisis Sebaran Infeksi Megalocytivirus Penyebab Penyakit pada Komoditas Ikan Kerapu Budidaya di Kabupaten Buleleng. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(2), 1759–1767. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7413

Citation Check