(2) Auliya Afifah
(3) Geby Dapot Tua Sipahutar
(4) Kristiani Pakpahan
(5) Silvia Lamriang Pardede
(6) Yose Maria Tumonggi Sibuea
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis suatu budaya dan lingkungan organisasi terhadap motivasi kerja karyawan dengan studi kasus pada PT Pertamina (Persero). Permasalahan yang ditemukan adalah adanya budaya organisasi yang permisif terhadap penyimpangan, tekanan kinerja yang intensif, lemahnya sistem pengawasan internal, serta pelanggaran kode etik profesi yang berakibat pada turunnya motivasi kerja etis karyawan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan teori perilaku organisasi, khususnya teori budaya organisasi dan teori motivasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya organisasi yang tidak sehat dan lingkungan kerja yang penuh tekanan mendorong munculnya perilaku penyimpangan pada organisasi, termasuk perilaku koruptif. Lingkungan organisasi yang tidak kondusif menurunkan motivasi intrinsik karyawan sehingga mereka lebih berpusat pada kepentingan pribadi atau perintah atasan daripada pada nilai etika dan integritas. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan budaya organisasi, penguatan sistem pengawasan, serta pendidikan etika yang mendalam untuk membangun motivasi kerja yang sehat dan berintegritas di Pertamina. KeywordsBudaya organisasi, Lingkungan kerja, Motivasi kerja, Etika
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7153 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7153 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
“A Path Goal Theory of Leader Effectiveness on JSTOR.” https://www.jstor.org/stable/2391905 (September 30, 2025).
Cressey, Donald Ray. 1971. Other People’s Money; a Study in the Social Psychology of Embezzlement. Belmont, Calif., Wadsworth Pub. Co. http://archive.org/details/otherpeoplesmone0000cres (September 30, 2025).
Cuaca, Benny, dan Susanto Susanto. 2023. “The Role of Indonesian Public Accountants in Corruption Prevention Linked to Professional Ethics: Peran Akuntan Publik Terkait Etika Profesi Dalam Pencegahan Korupsi.” Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi 8(1): 24–31. doi:10.32493/keberlanjutan.v8i1.y2023.p24-31.
Efendi, Husnul Irfan, Yosefa Sayekti, dan Ririn Irmadariyani. 2024. “Organizational Culture, Internal Auditors, and Fraud Prevention with Internal Control and Good Corporate Governance as Intervening.” Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi 14(1): 14–123. doi:10.30741/wiga.v14i1.1031.
“Ethical Climates and Their Effects on Organizational Outcomes: Implications From the Past and Prophecies for the Future | Request PDF.” 2025. ResearchGate. doi:10.5465/amp.2011.0156.
“Herzberg’s Two-Factor Theory Of Motivation-Hygiene.” 2025. https://www.simplypsychology.org/herzbergs-two-factor-theory.html (September 30, 2025).
Jensen, Michael C., dan William H. Meckling. 1976. “Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure.” Journal of Financial Economics 3(4): 305–60. doi:10.1016/0304-405X(76)90026-X.
Meyer, John W., dan Ronald L. Jepperson, ed. 2021. “Introduction.” Dalam Institutional Theory: The Cultural Construction of Organizations, States, and Identities, Cambridge: Cambridge University Press, 1–24. https://www.cambridge.org/core/books/institutional-theory/introduction/E18F0C4B079B203D2CC13D395C32F91B (September 30, 2025).
Saputra, Tedy Dwi, Dwi Maharani Syahputri, M. Arista Sanjaya, Nurul Hidayah, dan Adellya Dewi Mustika. 2025. “Analisis Etika Profesi Akuntansi Terhadap Perilaku Potensial Korupsi: Studi Kasus PT Pertamina.” Integrative Perspectives of Social and Science Journal 2(03 Juli): 5525–34.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Hilma Harmen, Auliya Afifah, Geby Dapot Tua Sipahutar, Kristiani Pakpahan, Silvia Lamriang Pardede, Yose Maria Tumonggi Sibuea

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download