Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviobridge dan Fasilitas Apron terhadap Kepuasan Maskapai di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang

Authors

  • Amiroh Rihadatul ‘Aisy Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Indonesia
  • Hodi Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetbus.v3i1.8498

Keywords:

Kualitas Pelayanan, Aviobridge, Fasilitas Apron, Kepuasan Maskapai

Abstract

Transportasi udara merupakan sarana mobilisasi yang sangat efektif karena waktu pergerakan yang lebih singkat dibandingkan moda transportasi lainnya. Guna mendukung kelancaran dan keselamatan operasional di sisi udara, peran bandar udara sebagai penyedia jasa infrastruktur sangat krusial. Dalam interaksinya dengan maskapai sebagai pengguna jasa utama, pihak pengelola bandara perlu memperhatikan kualitas pelayanan teknis dan kelayakan fasilitas guna menunjang efisiensi operasional pesawat. Kepuasan maskapai menjadi indikator penting dalam menilai performa pelayanan di bandar udara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilakukan di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan jumlah responden sebanyak 7 personel maskapai yang beroperasi aktif. Mengingat jumlah sampel yang terbatas dan hasil uji normalitas yang menunjukkan data tidak berdistribusi normal (0,003 < 0,05), maka teknik analisis data yang digunakan dialihkan menggunakan statistik non-parametrik, yaitu uji korelasi Rank Spearman dan analisis koefisien determinasi. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Aviobridge dan Fasilitas Apron, sedangkan Variabel Dependennya adalah Kepuasan Maskapai. Hasil pengujian secara parsial dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Aviobridge berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Maskapai, ditunjukkan oleh nilai korelasi Spearman sebesar 0,935 dengan signifikansi 0,002 < 0,05. Demikian pula dengan Fasilitas Apron yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Maskapai dengan nilai korelasi sebesar 0,935 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Secara keseluruhan, kontribusi kedua variabel tersebut terhadap kepuasan maskapai sangat kuat, yakni sebesar 87,42% sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi.

References

Ahmad Yani Airport. (2018). Presiden RI resmikan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. https://ahmadyani-airport.id/en/news/index/presiden-ri-resmikan-terminal baru-bandara-internasional-ahmad-yani-semarang.

Forsyth, P. (2011). Airport competition and regulation. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203827147

Graham, A. (2018). Managing airports: An international perspective (5th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315269719

ICAO. (2018). Annex 14 to the Convention on International Civil Aviation: Aerodromes. https://www.icao.int/publications/pages/publication.aspx?docnum=annex-14

Kotler, P., & Keller, K. L. (2019). Manajemen Pemasaran (edisi ke-6, terjemahan dari edisi ke-15). Yogyakarta: Andi Offset

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (2019). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12-40.

Sugiyono (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Utami, A. M., & Jumlad, W. (2023). Analysis of the Use of Aviobridge to Improve on Time Performance at Jenderal Ahmad Yani International Airport Semarang. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia. https://doi.org/10.57235/qistina.v2i1.476

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Amiroh Rihadatul ‘Aisy, & Hodi. (2026). Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviobridge dan Fasilitas Apron terhadap Kepuasan Maskapai di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Journal of Education Transportation and Business, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.57235/jetbus.v3i1.8498

Issue

Section

Articles

Citation Check