Peran Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i1.6451Keywords:
Moderasi, NU, MuhammadiyahAbstract
Keberagaman budaya, agama, dan suku di Indonesia sangat luar biasa. Dalam situasi seperti ini, sangat penting untuk mempertahankan sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama. Konsep moderasi beragam juga penting. Tujuan moderasi ini adalah untuk mencegah sikap ekstrem, kekerasan, dan konflik atas nama agama. Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), memberikan kontribusi besar dalam mendukung nilai-nilai moderasi ini. Muhammadiyah fokus pada pendekatan pendidikan, sosial, dan dakwah kontemporer, sedangkan Nahdlatul Ulama menggunakan tradisi dan pendekatan budaya untuk menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai dan toleran. Melalui berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan politik, keduanya juga aktif mencegah radikalisme dan menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Artikel ini menjelaskan bagaimana Muhammadiyah dan NU benar-benar membantu memperkuat moderasi beragama untuk membuat masyarakat Indonesia rukun dan harmonis.
Downloads
References
Abdullah, J. (2014). Radikalisme Agama : Dekontrasi Ayat Kekerasan Dalam Al-Quran. Jurnal kalam, 8.
Amin Umar. (1982). Peranan mahmud Marzuki Dalam Perjuangan Kemerdekaan di Daerah Kampar.
Anwar, K., & Ramadhita, R. (2020). Menggapai Keluarga Sakinah Melalui Berkah Kyai: Strategi Pemilihan Pasangan Hidup Santri Tradisional di Kabupaten Malang. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 12(2), 130.
Arafat, Y. (2020). Wasathiyah Islam: Moderasi Islam dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Deepublish.
Alhidayatillah. Nur dan Sabiruddin. (2018). NAHDATUL ULAMA (NU) DAN MUHAMMADIYAH : DUA WAJAH ORGANISASI DAKWAH DI INDONESIA. Jurnal Manajemen Dakwah.
Babun Suharto, Et. All. (2019). Moderasi Beragama: Dari Indonesia Untuk Dunia (A. Arifin (Ed.); Pertama). Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara.
Darajat, Z. (2017). Muhammadiyah dan NU: Penjaga Moderatisme Islam di Indonesia. Jurnal Of Multidisciplinary Islamic Studies, 79-81.
Dinar Bela Ayu Naj’ma and Syamsul Bakri, “Pendidikan Moderasi Beragama Dalam Penguatan Wawasan Kebangsaan,” Academica : Journal of Multidisciplinary Studies 5, no. 2 (2021): 422–34.
Farih, A. (2016). Nahdlatul Ulama dan Kontribusinya dalam Memperjuangkan Kemerdekaan dan Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 24(2), 252-270.
Ghani, R. A., & dkk. (1985), Cita dan Citra Muhammadyah. Pustaka Panji Mas.
Hidayat, N. (2024). Tantangan Dakwah NU di Era Digital dan Distribusi Teknologi. Jurnal Komunikasi Islam, 46.
Harahap, S. (2017). Upaya Kolektif Mencegah Radikalisme dan Terorisme. Siraja. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Hidayat, N. (2024). Tantangan Dakwah NU di Era Digital dan Distribusi Teknologi. Jurnal Komunikasi Islam, 46.
Mahfudotullah, Yeby Ma’asan Mayrudin (2024). Peran Nahdlatul Ulama dalam Upaya Mencegah Paham Radikalisme dalam Bernegara. Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman. 24(2).
Mubit, R. (2016). Peran agama dalam multikulturalisme masyarakat Indonesia. Jurnal Episteme, 11(1).
Muliani M. Anzaikhan, Fitri Idani, “Moderasi Beragama Sebagai Pemersatu Bangsa Serta Perannya Dalam Perguruan Tinggi,” Abrahamic Religions 3, no. 1 (2023): 17–34.
Muzadi, A. H. (1999). Membangun NU pasca Gus dur. Grasindo.
Moderatisme Islam di Indonesia. Jurnal Of Multidisciplinary Islamic Studies, 79-81.
Nurwahyudi, A. A, Ahidul.(2020). Strategi Dakwah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Menangkal Radikalisme di Kabupaten Bondowoso. Indonesian Journal of Islamic Communication. 3(2).
Ricklefs M.C. (2005). Sejarah Indonesia Modern. Gajah.
Said, A. (2021). Peran NU dalam menangkal radikalisme. Nu Online.
Sahrasad, H., & Chaidar, A. (2017). Fundamentalis, Radikalisme, Terorisme Prespektif atas Agama Masyarakat dan Negara (Achyanuddin (ed.)). Freedom foundation.
Saputera, A. R. (2021). Potret Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Gorontalo. Jurnal Moderasi Beragama, 42.
Taufiqul Hadi, “Syari’at Islam Dan Semangat Moderasi Beragama Di Aceh,” in URGENSI PEMBELAJARAN AGAMA DAN TOLERANSI BERAGAMA, ed. dkk Adi Wijayanto (Tulungagung: Akademia Pustaka, 2024), 17–23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












