Tradisi Mangupa Dalam Masyarakat Angkola: Pelestarian dan Transformasi di Era Modern

Authors

  • Nailah Faizah S Rambe Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Tia Maharani Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Puja Astrid Sirait Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Selly Chelsea Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Syamsul Arief Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Lasenna Siallagan Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4169

Keywords:

Tradisi Mangupa, Masyarakat Angkola, Pelestarian Budaya, Modernisasi, Transformasi Social

Abstract

Dalam masyarakat Batak Angkola, Mangupa Boru adalah tradisi sakral yang merupakan bagian penting dari pernikahan. Tradisi ini tidak hanya penuh dengan simbolisme dan doa, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur, kasih sayang antara pasangan, dan ikatan sosial. Filosofi, sosial, dan makna religius upacara Mangupa Boru dievaluasi dalam penelitian ini dengan menggunakan metodologi kualitatif dan studi literatur. Upacara ini sangat penting untuk mempertahankan nilai-nilai etika dan moral masyarakat Batak Angkola dan menghadapi tantangan pelestarian saat ini. Kemampuan budaya Mangupa untuk beradaptasi tanpa kehilangan esensinya ditunjukkan oleh transformasi tradisi mereka, terutama selama era globalisasi. Perjuangan untuk melestarikan tradisi Mangupa semakin relevan bagi generasi muda berkat penggunaan pendidikan dan teknologi. Ini memastikan nilai-nilai luhur budaya Batak Angkola tetap hidup.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aqsa, M. (2020). Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Moral Dalam Budaya Siri’ Masyarakat Bugis dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam. Akrab Juara

Ibrahim, Dkk. (2023). Tata Cara Perkawinan SukuMandailing di Kecamatan Mandau Pada Era Globalisasi. JISHUM: Jurnal IlmuSosial dan Humaniora.

Imron, Dkk. (2021). Eksistensi Tradisi Mangupa Batak Mandailing di Kelurahan Yukum Jaya Lampung Tengah. Jurnal Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. 5(1).

Lisdiyanto & Stephanus. (2022). Tradisi Mangupa Lahiron Daganak Sebagai Representasi Penghayatan Iman Kristiani Umat Suku Batak Toba Di Paroki Santo Yohanes Pembaptis Perawang Riau Keuskupan Padang. Jurnal Masalah Pastoral.

Pane, Dkk. (2019). The Performance of Mangupa Tradition in Angkola Custom, Medan, Indonesia. Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman.

Rahmawati, Dkk. (2023). Studi Kualitatif DukunganBudaya Betawi Terhadap Perawatan Luka Perineum Di Desa Jatiwangi Cikarang Barat Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).

Ritonga, S.K. (2024). Tradisi Mangupa Adat Batak Angkoladalampernikahan Perspektif Hukumislam. Jurnal Hukum Islam. 7(1).

Saputro, Dkk. (2020). Sejarah Dan BudayaPalembang Barat Sebagai Sumber Buku Saku Sejarah. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah.

Downloads

Published

2024-11-30

How to Cite

Rambe, N. F. S., Maharani, T., Sirait, P. A., Chelsea, S., Arief, S., & Siallagan, L. (2024). Tradisi Mangupa Dalam Masyarakat Angkola: Pelestarian dan Transformasi di Era Modern. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(2), 1193–1197. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4169

Citation Check