Pengaruh Pergaulan Bebas Terhadap Tindakan Abor pada Kalangan Remaja (Studi Kasus: Mahasiswa Pendidikan Fisika Kelas C Stambuk 2023 Universitas Negeri Medan)

Authors

  • Halimatun Sakdiah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Indi Aulia Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Marchiana Ivo Silaban Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Mayland Gea Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Dayang Aldina Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sanjaya Harahap Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Parlaungan Gabriel Siahaan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Novrida Reanti Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4037

Keywords:

Remaja, Pergaulan Bebas, Aborsi

Abstract

Remaja adalah masa peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan berupa perubahan emosi, fisik, minat, pola perilaku, serta penuh dengan masalah yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian sebanyak 10 Mahasiswa Pendidikan Fisika kelas C stambuk 2023 Universitas Negeri Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pergaulan bebas yang dapat mempengaruhi remaja dalam melakukan tindakan aborsi dan peran keluarga serta kampus dalam pergaulan bebas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amira, I., Hendrawati, Sriati, A., Sumarni, N., & Rosidin, U. (2023). Edukasi Pencegahan Pergaulan Bebas Pada Remaja. 6(10), 4132–4141.

Andalangi, S. (2015). Tindakan Aborsi Dengan Indikasi Medis Karena Terjadinya Kehamilan Akibat Perkosaan. Journal Lex Crimen, 4(8), 94–102.

Anwar, H. K., Martunis, & Fajriani. (2019). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Pergaulan Bebas Pada remaja Di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(2), 9–18.

Apriyanti, Y., Lorita, E., & Yusuarsono, Y. (2019). Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kembang Seri Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(1). https://doi.org/10.37676/professional.v6i1.839

Basrowi., & Sudjarwo. (2009). Manajemen Penelitian Sosial. CV. Mandar Maju.

Cahyalaguna, A. R., & Putri, S. N. R. (2023). Penegakan Hukum yang Berlandaskan Pancasila : Menegakkan Keadilan, Kemanusiaan, dan Demokrasi. 2(1), 1–9.

Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitan Kualitatif. Jurnal Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Fidora, I., Febriani, A., Putri, F. D., Pratiwi, A., & Rahmi, R. (2023). Pergaulan Sexs Bebas Yang Berakibat Tindakan Aborsi Pada Remaja. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3326–3332. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i8.1405

Harahap, L. H., Kurniawan, D., Hermawan, M. A., & Askar, S. (2024). Pengenalan Hukum Pidana Dikalangan Remaja pada Masa Maraknya Pergaulan Bebas. 8(2), 24903–24911.

Kusmiati, M., Ramadani, F. N., Nadia, M., & Nursyam, R. (2022). Pendidikan Kesehatan: Bahaya Pergaulan Bebas Remaja. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan (JPPK), 2(01), 1–8. https://doi.org/10.34305/jppk.v2i01.441

Maridjan, G. N. (2019). Aborsi Dalam Penerapan Hukum Pidana Di Indonesia. Lex Crimen, 8(6), 114–121.

Mudayanah, A. A., Toharuddin, A., Pertiwi, C. Y., Putri, M., & Zulbetti, R. (2023). Penyuluhan Pergaulan Bebas Bagi Remaja Desa Malakasari Baleendah Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 83–88.

Pranata, S., & Sadewo, F. S. (2012). Kejadian Keguguran, Kehamilan Tidak Direncanakan dan Pengguguran di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 15(2), 180–192.

Sarosa, S. (2017). Penelitian Kualitatif; Dasar-Dasar. In Indeks.

Setiabudi, F., Awaru, A. O. T., & Irwansyah, I. (2021). Upaya Remaja Dalam Pencegahan Pergaulan Bebas Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Sinjai. Pinisi Journal Of Sociology Education Review, 1(3), 113–119.

Sodik, M. A., & Siyoto, S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Suhaida, S., Hos, J. H., & Upe, A. (2018). Pergaulan Bebas Di Kalangan Pelajaran (Studi Kasus di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bomabana). Neo Spcietal, 3(2), 425–432.

Sweeney, R. D. (2010). Penerapan Metode Studi Kasus Yang Dalam Penelitian Arsitektur Dan Perilaku. Philosophy and Social Criticism, 36(8), 935–951. https://doi.org/10.1177/0191453710375592

Utami, W. H., Sofiyanti, I., Apriani, T. A., Sartika, D. A., Yulia, Triyani, I., Eken, Y. S., Kasila, C., Lalo, Y. S., Fadilah, N., & Novita Rika Tiara. (2021). Penyebab Terjadinya Pergaulan Bebas Di Kalangan Remaja. Universitas Ngudi Waluyo, 29–42.

Wijayati, M. (2017). Aborsi Akibat Kehamilan Yang Tak Diinginkan (KTD): Kontestasi Antara Pro-Live dan Pro-Choice. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 15(1), 43–62. https://doi.org/10.24042/ajsk.v15i1.712

Zulia Putri, A., Feby Nasty, I., Rizki, N., Cholida, R., Tamara, S., & Fevria, R. (2022). Dampak Dari Kenakalan Remaja dan Pergaulan Bebas Terhadap Kasus Aborsi Di Indonesia. Prosiding SEMNAS BIO, 293–303.

Downloads

Published

2024-11-30

How to Cite

Sakdiah, H., Aulia, I., Silaban, M. I., Gea, M., Aldina, D., Harahap, S., … Purba, N. R. (2024). Pengaruh Pergaulan Bebas Terhadap Tindakan Abor pada Kalangan Remaja (Studi Kasus: Mahasiswa Pendidikan Fisika Kelas C Stambuk 2023 Universitas Negeri Medan). Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(2), 1034–1052. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4037

Citation Check