Gordang Sambilan: Alat Musik Etnis Mandailing di Bawah Pengaruh Era Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.3997Keywords:
Gordang Sambilan, Mandailing, Globalisasi, Pelestarian Budaya, Modernisasi, UrbanisasiAbstract
Gordang Sambilan merupakan alat musik tradisional suku Mandailing yang terdiri dari sembilan gendang besar yang memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara adat dan kehidupan sosial-budaya masyarakat Mandailing. Di era globalisasi, alat musik ini mengalami tantangan serius dalam hal kelestariannya, terutama di tengah perubahan nilai sosial yang dipengaruhi oleh modernisasi dan urbanisasi. Globalisasi membawa pengaruh budaya asing yang menggeser minat generasi muda dari musik tradisional ke musik modern, serta mempengaruhi peran budaya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak globalisasi terhadap pelestarian Gordang Sambilan, serta mengidentifikasi berbagai upaya pelestarian yang telah dilakukan oleh masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini juga membahas peran pendidikan dan kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga eksistensi Gordang Sambilan di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian harus melibatkan partisipasi generasi muda dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya.
Downloads
References
Batubara, M. Z., Atem, A., & Anam, M. S. (2023). Eksistensi Horja Mandailing di Era Globalisasi. CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua, 4(1), 13–20. https://doi.org/10.31957/jap.v4i1.3330
Hartini, S., et al. (2012). Fungsi dan Peran Gordang Sambilan pada Masyarakat Mandailing. Balai Pelestarian Nilai Budaya Banda Aceh. Banda Aceh.
Lubis, S. (2021). Pelestarian Alat Musik TradisionalGordang Sambilang di era Globalisasi. Jurnal Kebudayaan Nusantara. 12(1), 45-58.
Nasution, M. T. (2020). Pengaruh Modrenisasi terhadap Eksistensi Gordang Sambilan. Jurnal Seni Tradisional. 9(2), 89-102.
Nasution, S., et al. (2021). Sejarah dan Pemanfaatan Gordang Sambilandalam Adat Mandailing Natal. Local Hirtory & Heritage. 1(2), 49-53.
Sinulingga. J, et al. (2024). Peranan Gordang Sambilan sebagai Musik Penggiring Upacara Horja Godang Mandailing. Jurnal Pendiidkan Tambusai. 8(2), 24691-24701.
Siregar, D. (2023). Tantangan Pelestarian Musik Tradisional Mandailing di Tengah Urbanisasi. Jurnal Musik Etnik. 5(4), 65-79.
Situmorang, B. (2022). Peran Pemerintah dalam Pelestarian Budaya Musik Tradisional di Sumatera Utara. Jurnal Kebijaksanaan Budaya, 10(3), 120-135.
Yoelian, F., et al. (2024). Fungsi Gordang Sambilan dalam Masyarakat Kampung Tongah Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Timur. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Penddikan, bahsa dan Budaya. 2(1), 180-187.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












