Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 12 Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.3863Keywords:
Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji, Tingkat Aktivitas Fisik, Status GiziAbstract
Remaja adalah masa antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Pada tahap ini, orang mengalami perubahan yang sangat cepat, yang mencakup perubahan fisik, kognitif dan psikososial. Akibatnya, mereka membutuhkan lebih banyak nutrisi. Remaja memerlukan perhatian khusus pada status gizi mereka karena mereka masih dalam fase pertumbuhan dan pembentukan diri, yang dapat memengaruhi kondisi gizi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui hubungan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dan tingkat aktivitas fisik dengan status gizi (RLPP) pada remaja di SMAN 12 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional serta pengumpulan data yang dilakukan dengan tape measure untuk mengukur lingkar pinggang dan lingkar panggul, formulir SQ-FFQ modifikasi untuk mengukur kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dan kuisioner IPAQ untuk mengukur tingkat aktivitas fisik. Berdasarkan Hasil Uji Spearman rho yang menunjukkan nilai p=0,001 dan nilai r (correlation coefficient) senilai 0,236 maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan lemah dengan arah positif antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi (RLPP) yang menandakan semakin meningkat konsumsi makanan cepat saji (frekuensi makan) maka status gizi (RLPP) akan meningkat yang menyatakan berisiko obesitas. Berdasarkan Hasil Uji Spearman rho yang menunjukkan nilai p=0,016 dan nilai r (correlation coefficient) senilai -0,315 maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan lemah dengan arah negatif antara tingkat aktivitas fisik dengan status gizi (RLPP) yang menandakan semakin meningkat tingkat aktivitas fisik (frekuensi aktivitas) maka status gizi (RLPP) akan menurun yang menyatakan tidak berisiko obesitas. Remaja sebaiknya menghindari makanan cepat saji yang kaya kalori dan gula, dan lebih memilih makanan bergizi seperti buah, sayur, dan protein sehat. Aktivitas fisik juga penting; lakukan olahraga minimal 150 menit per minggu untuk membakar kalori dan menjaga kesehatan
Downloads
References
Alfora, Denissa, Erika Saori, dan Lutfiah Nur Fajriah. 2023. “Lalu Lintas Makanan Makanan Makanan cepat saji dan makanan remaja." FLORONA: Jurnal Ilmu Kesehatan 2 (1): 43–49.
Fauziyyah, Aisyah Nur, Mustakim Mustakim, dan Intan Rosenanda Sofia. 2021. “Kesehatan dan Perilaku Olahraga Pemuda.” Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia 2 (2): 115-22.
Izhar, M.Dody. 2020. “Hubungan Pola Makan dan Kesehatan,” Pekerjaan Tubuh Dari Kesehatan Siswa SMA Negeri 1 Jambi Buku Formal (Forum Ilmiah) Kesehatan Masyarakat Pasal 5 (1): 1.
Kementerian Kesehatan, 2023. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
Kristiyowati, Reni, dan Wiwik Widiyawati. 2020. “ Hubungan Karakter Makanan cepat saji dan layanan Tubuh dan siswa Sdn Balong Dowo.” Jurnal Keperawatan Profesi Indonesia 1 (1): 58.
Marianingrum, Dyah. 2021. “ Hubungan Makanan cepat saji dan makanan sehat di kalangan pelajar SMP Kartini Ii Batam 2019. “Bidang Kesehatan: Program Studi Pendidikan Universitas Batam 10(1): 35-43.
Nisa, Hoirun dkk. 2021. " Penggunaan Makanan cepat saji, olahraga dan nutrisi generasi muda Di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan 31(1): 63–74.
Rispaneli, Lensa. 2022. "Pendidikan Nutrisi Dalam Sastra. Hubungan antara body image , kebiasaan makan sehat, aktivitas fisik dan kebiasaan makan sehat dan kebiasaan makan sehat." : 1-9.
Setyawati , VAV, & Hartini , E. (2018). Petunjuknya sederhana pengetahuan Kanan kesehatan publik . Tulis cetakan .
Tanjung, Nadya Ulfa , Annisa Puti Amira, Nur Muthmainah , dan Shinta Rahma. 2022. “Junk food dan hubungannya Dan Akibat Kelebihan Gizi pada Remaja ". Jurnal Ilmu Kesehatan: Media Komunikasi Kesehatan Masyarakat 14 ( 3 ): 133–40.
Yunieswati , W., & Briawan , D. (2014). Tingkat antropometri dengan nomor indikator bagi mahasiswa TPB-IPB . Jurnal Gizi dan Pangan, 9(3).
Zuhriyah , A. (2021). Makanan Energi , Protein, Aktivitas Tubuh , Pengetahuan Makanan dan Makan Sehat Siswa SD Dukuhsari Daerah Sidoarjo . Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 01 (01), 45-52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












