(2) Dian Sartika
(3) Ramadhan Saleh Lubis
(4) Nurul Atira
(5) Siti Syariah Azimah
(6) Delila Agustina Nasution
(7) Mutiara Hidayah
(8) Shafa Al Muhajir
*corresponding author
AbstractPerang Uhud (3 H/625 M) merupakan pertempuran penting antara kaum Muslimin Madinah dan kaum Quraisy Mekah yang dilatarbelakangi keinginan balas dendam Quraisy atas kekalahan di Perang Badar. Artikel ini menganalisis kronologi, strategi, dan dampak pertempuran tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis kepustakaan (library research) melalui studi sumber-sumber primer dan sekunder.Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pasukan Muslim awalnya unggul berkat strategi pertahanan Nabi Muhammad SAW yang menempatkan pemanah di posisi strategis, kemenangan berbalik menjadi kekalahan akibat ketidaktaatan sebagian pemanah yang meninggalkan posisi mereka untuk mengambil harta rampasan perang. Pelanggaran disiplin ini dimanfaatkan musuh untuk serangan balik yang mengakibatkan gugurnya 70 syuhada, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib, dan luka yang diderita Nabi.Perang Uhud memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya ketaatan mutlak kepada pemimpin, disiplin dalam menjalankan strategi, dan ketabahan menghadapi ujian. Melalui Surah Ali Imran ayat 152, Allah menegaskan bahwa kekalahan ini merupakan ujian iman dan konsekuensi dari pelanggaran perintah. Meskipun kalah secara taktis, peristiwa ini justru memperkuat ketahanan mental-spiritual umat Islam dan menjadi fondasi bagi kemenangan-kemenangan berikutnya. KeywordsPerang Uhud, Strategi Perang, Ketaatan, Disiplin, Ketahanan Spiritual
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jcrd.v2i2.7093 |
Article metrics10.57235/jcrd.v2i2.7093 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ahmed, K. (2019). Resilience and Reflection: The Aftermath of the Battle of Uhud. Journal of Islamic Studies, 45(2), 210-230. https://doi.org/10.1093/jis/etz045
Al-Bukhari, M. I. (2002). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (M. M. Khan, Trans.). Darussalam.
Al-Khattab, M. (2012). Perang Uhud: Pelajaran dari Kekalahan. Bandung: Pustaka Al-Muhajir. Al-Mubarakpuri, S. R. (1996). Ar-Raheeq Al-Makhtum. Darussalam.
Al-Mubarakpuri, S. R. (2004). Ar-Raheeq Al-Makhtum: Biografi Nabi Muhammad SAW. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Hamid, A. (2015). Perang Khandaq: Taktik dan Strategi dalam Pertahanan Madinah. Jakarta: Penerbit Al-Mawaddah.
Hj. Yahaya, M., & Halimi, A. J. (1993). Sejarah Islam. Kuala Lumpur: Penerbit Fajar Bakti Sdn. Bhd. Ibn Hisyam, A. M. (2009). As-Sirah An-Nabawiyyah (Vol. 2). Dar Ibn Kathir.
Ibn Hisyam. (t.th.). Sirah Nabawiyah. Beirut: Dar al-Fikr.
Ibn Kathir, A. F. (1982). Al-Bidāyah wa al-Nihāyah. Dar al-Fikr.
Ibn Kathir. (2011). Sejarah Perang dalam Islam. Jakarta: Pustaka Al-Qalam.
Kadir, A. (2018). Lessons from the Battle of Uhud: Command, Discipline, and Divine Decree. Journal of Islamic History and Civilization, 14(3), 85-100. https://doi.org/10.15640/jisc.v14n3a5
Nusair, A. (2020). The Battle of Uhud: A Religious and Strategic Analysis. Journal of Islamic Studies and Culture, 8(2), 42-50. https://doi.org/10.15640/jisc.v8n2a5
Omar, M. R. (1997). Iktibar Jihad Rasulullah. Kuala Lumpur: Kor Agama Angkatan Tentera. The Noble Quran. (n.d.). Surah Ali 'Imran. https://quran.com/3
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Sobri Sabana, Dian Sartika, Ramadhan Saleh Lubis, Nurul Atira, Siti Syariah Azimah, Delila Agustina Nasution, Mutiara Hidayah, Shafa Al Muhajir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download