Peran Pendidikan Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Sekolah Smk Maju Secanggang Desa Teluk

Authors

  • Aisyah Rafiqah Azla Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Afni Pulungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Abu Syahrin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Vania Daffa Y Daulay Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Yusriani Yusriani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Deviana Sari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dede Hariyansyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Pendidikan, Moderasi beragama, Keberagaman, Desa Teluk

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan formal, seperti yang ditemukan di sekolah atau perguruan tinggi, tidak selalu menjadi sumber pendidikan. Baik pendidikan nonformal maupun informal turut andil dalam pembentukan kepribadian seseorang, khususnya pada remaja atau pelajar. Kementerian Agama, khususnya, didorong oleh situasi unik Indonesia terkait suku, agama, dan ras untuk terus berupaya menjaga kerukunan umat beragama dan persatuan Indonesia dengan membangun konsep "Moderasi Beragama". Gagasan moderasi agama adalah menjaga keharmonisan komunitas agama. Desa Teluk yang berada di Kecamatan Secanggang, Kabupaten langkat merupakan desa dengan tingkat mayoritas masyarakat beragama Islam. Kelompok KKN 173 UINSU 2024 meninjau adanya perbedaan suku dan agama di sekolah SMK Maju Secanggang, dengan tingkat minoritas umat Kristiani yang berada di wilayah Muslim. Adanya perbedaan yang sangat signifikan di SMK Maju Secanggang Desa Teluk, membuat kelompok KKN 173 UINSU 2024 berupaya untuk menjaga kesatuan dan persatuan masyarakat kecil antar agama di Desa Teluk, tepatnya di SMK Maju Secanggang. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan, kelompok KKN 173 UINSU 2024 menyimpulkan bahwa sebagian besar pemahaman siswa/i yang baik terkait tentang moderasi beragama. Namun, masih ada beberapa siswa yang sulit membedakan antara toleransi dan toleransi yang berlebihan. Selain itu, guru agama masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi ke dalam pembelajaran.

References

Fahri, M. Dan Ahmad Zainuri. 2019. Moderasi Beragama di Indonesia, Jurnal Raden Fatah. Vol 25(2).

Faruq, Umar. A dan Dwi Novianti. 2021. Pendidikan Moderasi Beragama Sebagai Perisai Radikalisme di Lembaga Pendidikan, Jurnal TAUJIH. Vol 14(01): 59-77.

Haidar, A., Anifatul Kiftiyah., Danur, P.P., dkk. 2023. Moderasi Beragama di Tengah Isu Kontemporer. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Idi, Abdullah dan Jamali, Sahrodi. 2017. Moralitas Sosial dan Peranan Pendidikan Agama, Jurnal Raden Fatah. Vol 23(1): 1-16.

Ilma Naufal. 2015. Peran Pendidikan Sebagai Modal Utama Membangun Karakter Bangsa, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Vol 3(1): 82-87.

Mukhibat, M., Ainul, Nurhayati, I., dan Nurul, Hidayah. 2023. Pendidikan Moderasi Beragama di Indonesia (Wacana dan Kebijakan), Southeast Asian Journal of Islamic Education Management. Vol 4(1): 73-88.

Rahmadania, Sinta., Achmad, Junaedi. S., dan Astuti, Darmayanti. 2021. Peran Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Masyarakat, Jurnal Pendidikan. Vol 5(2): 221-226.

Saifuddin, Lukman. H. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Downloads

Published

2024-10-28