Peran Sekolah Dalam Pembinaan Perilaku Moral Siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7972Keywords:
Moral Acting, Moral Feeling, Moral Knowing, pembinaan moralAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah dalam membina perilaku moral siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru PPKn, guru bimbingan konseling, dan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan moral dilaksanakan melalui tiga dimensi: Moral Knowing (pemahaman konsep nilai moral dalam pembelajaran), Moral Feeling (pengembangan empati, kepedulian, dan motivasi moral), dan Moral Acting (pembiasaan tindakan moral melalui penegakan aturan, keteladanan guru, dan kegiatan ekstrakurikuler). Faktor pendukung pembinaan moral meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, konsistensi aturan, dan keteladanan guru, sedangkan faktor penghambat mencakup rendahnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya, dan dampak negatif media sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa kerangka moral knowing, moral feeling, moral acting efektif dalam menginternalisasikan nilai moral, dengan syarat mendapat dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan orang tua.
Downloads
References
Abidin, A. M. (2021). Pendidikan Moral Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam. Jurnal Paris Langkis, 2(1), 57–67. https://doi.org/10.37304/paris.v2i1.3282
Aisyah, N., & Rahman, F. (2021). Penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 100–112.
Ardiyansyah, H., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2019). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Moral Siswa Sekolah Menengah Pertama Se Kecamatan Bantur. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.21067/jmk.v4i1.2977
Ary, N., Sulistyarini, S., & Atmaja, T. S. (2022). Pembinaan Penerapan Norma Kesopanan Melalui Peran Guru Ppkn Di Smp Negeri 3 Sanggau. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(7), 498. https://doi.org/10.26418/jppk.v11i7.55981
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Budiarto, T., & Lestari, A. (2022). Implementasi moral knowing-feeling-acting dalam pembinaan karakter peserta didik. Jurnal Moral dan Kewarganegaraan, 8(1), 15–28.
C, M., S, N., & Murni, I. (2021). Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan moral peserta didik sekolah dasar di era revolusi industri 4.0. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 6(1), 49. https://doi.org/10.29210/02928jpgi0005
Damsy, Y. J., & Rivaei, W. (n.d.). SIKAP DAN PERILAKU MENYIMPANG ANAK.
Dasar, S., Khairani, D., & Putra, E. D. (2021). Jurnal basicedu. 5(4), 2247–2255.
Dewi, S. R., & Pramono, H. (2023). Strategi guru PPKn dalam membina moral siswa di era digital. Civics Journal, 21(3), 45–56.
Elizabeth B.Hurlock; . (1997). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. / . Jakarta : Erlangga.
Fathurochman. (1989). Peranan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembentukan kepribadian remaja. Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada, 1–14.
Fatkhur Rohman. (2018). Peran pendidik dalam pembinaan disiplin siswa di sekolah madrasah. Jurnal Pendidikan, X(X), 1–10.
Gana, F. E., & Priyanto, A. (2017). Peran sekolah dalam menanggulangi perilaku menyimpang siswa. Pendidikan Kewarganegaraan Dan Hukum, 3, 629–642.
Handayani. (2018). Faktor penyebab rendahnya kesadaran moral siswa. Jurnal Pendidikan Moral, X(X), 1–10.
Hasanah, N. N., Candrawati, R. P., & Nasution, T. (2025). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Emosi Dan Sosial Pada Siswa MTs Madani Ikhwanul Hasanah. 1, 146–151.
Kusrahmadi, S. D. (2018). Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dalam Mewujudkan Warga Negara Yang Baik. Humanika, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.21831/hum.v8i1.21003
Mahmud, M., & Sari, R. (2017). Peran sekolah dalam pembinaan moral siswa. Jurnal Moralitas, 3(2), 100–110.
Mushthofa, et al. (2023). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 20–35.
Nawawi. (2003). Metode penelitian deskriptif. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Ramdani, C., Miftahudin, U., & Latif, A. (2023). Peran keluarga dalam pendidikan karakter.
Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 12–20.
Rukiyati. (2017). Pendidikan Moral di Sekolah Rukiyati (2017). Jurnal Humanika, 1.
Saryawati. (2020). Pengaruh media sosial terhadap perilaku moral remaja. Jurnal Sosial Humaniora, 9(2), 88–95.
Sulastri, E., & Nirmala, D. (2023). Pengaruh tata tertib sekolah terhadap perilaku moral siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 33–42.
Umar, L., & Rahmawati, E. (2021). Sinergi sekolah dan orang tua dalam pembinaan karakter moral. Jurnal Pendidikan Anak dan Remaja, 7(1), 14–27.
Wulandari, R. (2023). Peran guru BK dalam pembinaan perilaku moral siswa. Jurnal Konseling Indonesia, 5(1), 60–73.
Yuliani, M., & Putra, A. (2024). Tantangan pembinaan moral siswa di era media digital. Jurnal Pendidikan Moral Indonesia, 12(1), 1–13.
Zainuddin. (2018). Peran sekolah dalam pembentukan karakter. Jurnal Pendidikan Nasional, 6(1), 75– 82.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










