Analisis Ekolinguistik terhadap Berita BNPB mengenai Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tahun 2025

Authors

  • Sani Hutabarat Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Mieke Angelika Siburian Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ester Enjelysa Panggabean Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Siti Azura Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8524

Keywords:

Ekolinguistik, Kebakaran hutan dan lahan, BNPB, Wacana lingkungan, Karhutla Riau 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana berita Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau tahun 2025 melalui pendekatan ekolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap berita resmi BNPB. Analisis dilakukan berdasarkan dimensi ideologi, sosial, dan budaya dalam teori ekolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam berita BNPB membangun ideologi penegakan hukum melalui penggunaan ekoleksikon seperti “ulah manusia”, “tersangka”, dan “efek jera”. Pada dimensi sosial, masyarakat diposisikan sebagai pihak yang perlu diawasi dan diedukasi, sedangkan pemerintah menjadi pihak yang aktif dalam penanganan karhutla. Pada dimensi budaya, ditemukan perpaduan nilai religius, budaya lokal, dan kepercayaan terhadap teknologi modern dalam penanggulangan bencana. Dengan demikian, bahasa dalam berita BNPB tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun cara pandang masyarakat terhadap lingkungan dan bencana ekologis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BNPB. (2025). Kepala BNPB: 44 orang tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

BPBD Riau. (2025). Karhutla di Riau 2025: 77,81 Hektare Lahan Terbakar, Status Siaga Ditetapkan di Beberapa Wilayah. PPID Riau.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Research (5th ed.). California: SAGE Publications.

Fadhilah, N., & Suhandano. (2024). Ambivalence in Jakarta Air Pollution News on Official Government Website and CNN: An Ecolinguistics Study. SUAR BETANG, 19(2), 243–257.

Hadirman. (2020). Ekolinguistik: Konsep, Metode, dan Aplikasi. Surabaya: CV. Kanaka Media.

Ikhsani, H., Ikhwan, M., & Sadjati, E. (2026). Pemetaan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan terhadap Keberadaan Budidaya Lebah Madu di Kecamatan Mempura, Siak. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 21(1), 1-14.

Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. (2025, 22 Juli). Lonjakan Karhutla di Riau, 29 Tersangka Ditangkap dalam Sepekan: Menteri LH Fokus pada Penegakan Hukum dan Pencegahan Terpadu.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). California: SAGE Publications.

Muktiarum, R. K., Agustin, H., & Gumilar, G. (2026). Advokasi Lingkungan Solidaritas Perempuan Palembang Dalam Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Ogan Ilir. Bina Hukum Lingkungan, 10(2), 267-284.

Riau Aktual. (2025, 31 Oktober). Sepanjang 2025, Karhutla Hanguskan 1.947 Hektar Lahan di Riau.

Steffensen, S. V., & Fill, A. (2014). Ecolinguistics: The State of the Art and Future Horizons. Language & Ecology, 4(1), 1–46.

Stibbe, A. (2015). Ecolinguistics: Language, ecology and the stories we live by. London: Routledge.

Suhandano, S., Isti'anah, A., Suryani, D. S., Aziz, R. A., Abas, N., Ariffin, K., & Ahmad, B. E. (2025). Transboundary Haze in Indonesian and Malaysian News Media: Corpus-assisted Ecolinguistics. Studies in English Language and Education, 12(3), 1546–1564.

Warstek. (2025, 23 Juli). Menelusuri Akar Krisis Iklim di Indonesia melalui Siklus Karbon dan Karhutla.

Yuniawan, T., Rokhman, F., Rustono, & Mardikantoro, H. B. (2023). An eco-linguistic analysis of conservation news published by mass media in Indonesia. Cogent Arts & Humanities, 10(1), 2174519.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Hutabarat, S., Mieke Angelika Siburian, Ester Enjelysa Panggabean, & Siti Azura. (2026). Analisis Ekolinguistik terhadap Berita BNPB mengenai Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tahun 2025. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 3(1), 155–162. https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8524

Issue

Section

Articles

Citation Check