Aktivisme Pemuda KSR PMI Sebagai Sarana Pembentukan Nasionalisme dan Kepedulian Sosial
DOI:
https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8521Keywords:
KSR PMI, Nasionalisme, Kepedulian Sosial, Pendidikan Kewarganegaraan, Service LearningAbstract
Penelitian ini mengkaji peran aktivisme pemuda dalam Korps Sukarela (KSR) PMI Cabang Bandung sebagai sarana pembentukan nasionalisme dan kepedulian sosial dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung dalam kegiatan kemanusiaan seperti donor darah, penanganan kecelakaan, dan penugasan bencana membentuk nasionalisme yang bersifat lived sesuai kerangka civic nationalism Smith (1991), sekaligus menumbuhkan prosocial behavior sebagaimana didefinisikan Eisenberg dan Strayer (1987). KSR PMI terbukti berfungsi sebagai laboratorium hidup pendidikan kewarganegaraan yang menyentuh dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara simultan, melampaui keterbatasan PKn konvensional. Temuan ini mengonfirmasi relevansi pendekatan service learning sebagai model alternatif pembentukan karakter warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Ani, N. C. F. (2024). Hubungan Altruisme Dengan Komitmen Organisasi Pada Relawan Korps Sukarela (KSR)(Di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang) (Doctoral dissertation, ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang).
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik pemuda Indonesia 2024. BPS RI.
Branson, M. S. (1998). The role of civic education: A forthcoming education policy task force
Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2008). PKn dan masyarakat multikultural. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan SPs UPI.
Cogan, J. J., & Derricott, R. (1998). Citizenship for the 21st century: An international perspective on education. Kogan Page.
Cogan, J. J., & Derricott, R. (Eds.). (1998). Citizenship for the 21st century: An international perspective on education. Kogan Page.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications
Eisenberg, N., & Strayer, J. (1987). Empathy and its development. Cambridge University Press.
Eisenberg, N., & Strayer, J. (Eds.). (1987). Empathy and its development. Cambridge University Press.
Eyler, J., & Giles, D. E. (1999). Where's the learning in service-learning? Jossey-Bass.
Kahne, J., & Westheimer, J. (1999). The Politics of Service Learning. Service learning for youth empowerment and social change, 5, 25.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan tahunan kebutuhan dan ketersediaan darah nasional. Kemenkes RI.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kemdikbud RI.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications
Norris, P. (2011). Democratic deficit: Critical citizens revisited. Cambridge University Press.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Palang Merah Indonesia. Sekretariat Negara
position paper from the Communitarian Network. Center for Civic Education.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Rahayu, A. S. (2013). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Bandung: Bumi Aksara.
Samsuri. (2011). Pendidikan Karakter Warga Negara, Kritik. Pembangunan Karakter Bangsa. Yogyakarta: Diandra Pustaka
Smith, A. D. (1991). National Identity University of Nevada Press. Nevada: USA.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif (3rd ed.). Bandung: Alfabeta.
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.
Wilson, J., & Musick, M. (1997). Who cares? Toward an integrated theory of volunteer work. American Sociological Review, 62(5), 694–713. https://doi.org/10.2307/2657355
Winataputra, U. S., & Budimansyah, D. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan dalam perspektif internasional: Konteks, teori, dan profil pembelajaran. Bandung: Widya Aksara Press.
Zuriah, N. (2011). Pendidikan moral dan budi pekerti dalam perspektif perubahan: Menggagas platform pendidikan budi pekerti secara kontekstual dan futuristik. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sheane Aurella Kialadzea Prasta, Nisrrina Nur Rahmadanisa, Rafi' Aly Kanz, Adiba Jannatussyifa, Ratna Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












