Analisis Budaya Literasi Membaca Anak dan Remaja di Lingkungan Taman Baca Masyarakat Rambutan

Authors

  • Trisnawati Hutagalung Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Liza Azzahrah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Hayunda Aura Sifa Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Dinatul Zukriyah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Claudya Morawina Br Sihombing Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Youlia Opita Sibuea Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8518

Keywords:

Literasi Membaca, Taman Baca Masyarakat, Minat Baca, Pendidikan Nonformal, Lingkungan Sosial

Abstract

Budaya literasi membaca di masyarakat masih menjadi permasalahan yang cukup serius, khususnya pada lingkungan yang memiliki pengaruh sosial negatif. Rendahnya minat baca masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran membaca, keterbatasan fasilitas literasi, serta kondisi lingkungan sosial yang kurang mendukung kegiatan pendidikan. Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya budaya literasi masyarakat di lingkungan Gg. Rambutan, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan yang juga dipengaruhi oleh kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Taman Baca Masyarakat (TBM) Rambutan dalam meningkatkan budaya literasi membaca anak dan remaja di lingkungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penelitian berfokus pada pengamatan kondisi sosial masyarakat secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap pengurus serta aktivitas masyarakat di sekitar TBM Rambutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TBM Rambutan memiliki peran penting sebagai sarana pendidikan nonformal, tempat pengembangan minat dan bakat, serta ruang kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan literasi baca, kelas matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, storytelling, teater, puisi, dan kegiatan keagamaan. Kehadiran TBM Rambutan mampu membantu menciptakan lingkungan sosial yang lebih edukatif dan produktif meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, dana, dan konsistensi relawan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan fasilitas serta program literasi masyarakat agar budaya membaca dapat berkembang lebih baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dalman. (2014). Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.

Freire, P. (2005). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

Hidayat, A. (2020). Budaya literasi pada anak remaja di lingkungan masyarakat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 5(2), 45–53.

Lestari, D. (2021). Strategi pengembangan literasi masyarakat melalui taman baca. Jurnal Pendidikan Nonformal, 7(1), 30–38.

Nugroho, R. (2023). Lingkungan sosial dan budaya literasi masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 8(2), 50–60.

Ramadhan, F., & Putri, A. (2022). Pendidikan nonformal melalui taman baca masyarakat. Jurnal Literasi Indonesia, 6(1), 20–29.

Sari, M. (2021). Peran taman baca dalam meningkatkan minat belajar anak. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 10–18.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sutarno NS. (2006). Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto.

Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

UNESCO. (2006). Education for All Global Monitoring Report: Literacy for Life. Paris: UNESCO Publishing.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Trisnawati Hutagalung, Liza Azzahrah, Hayunda Aura Sifa, Dinatul Zukriyah, Claudya Morawina Br Sihombing, & Youlia Opita Sibuea. (2026). Analisis Budaya Literasi Membaca Anak dan Remaja di Lingkungan Taman Baca Masyarakat Rambutan. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 3(1), 106–110. https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8518

Issue

Section

Articles

Citation Check