Peran Bahasa Indonesia Dalam Menginterpretasikan Makna Gerak Tari Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8517Keywords:
Bahasa Indonesia, Interpretasi, Makna Gerak, Tari Tradisional, Pelestarian BudayaAbstract
Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menginterpretasikan makna gerak tari tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Gerak dalam tari tradisional tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga mengandung simbol, nilai budaya, serta pesan kehidupan masyarakat pendukungnya. Perbedaan bahasa daerah dan pemahaman budaya sering menyebabkan masyarakat sulit memahami makna gerak tari secara langsung. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia digunakan sebagai sarana untuk menjelaskan filosofi, simbol, dan nilai yang terkandung dalam gerak tari agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Selain dalam proses interpretasi, Bahasa Indonesia juga berperan dalam pendidikan seni tari melalui pembelajaran, penulisan, dokumentasi, serta penyebaran informasi budaya. Dengan adanya penggunaan Bahasa Indonesia, masyarakat tidak hanya mampu menikmati keindahan tari tradisional, tetapi juga memahami pesan budaya yang terkandung di dalamnya. Melalui peran tersebut, Bahasa Indonesia turut mendukung pelestarian seni tari tradisional sebagai identitas budaya bangsa Indonesia.
Downloads
References
Chaer, A. (2014). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Kuswarsantyo. (2020). Inovasi, difusi, dan perubahan konteks dalam penciptaan karya tari.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugraheni, D. (2022). Pelestarian budaya melalui Bahasa Indonesia dalam pendidikan seni.
Putri, A. (2021). Pendidikan seni tari di sekolah sebagai media pelestarian budaya.
Rahmawati, S. (2023). Interpretasi simbol dalam seni tradisional Indonesia.
Sari, M. (2021). Makna simbolik gerak tari tradisional dalam kehidupan masyarakat.
Soedarsono. (2002). Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Wibowo, A. (2020). Bahasa sebagai media komunikasi budaya dalam pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sama Etika Berutu, Yuni Saputri, Helena Petronella Sirait, Anisa Kirani Putri, Habibi, Zuhrini Adawiyah Hasibuan, Tri Lande

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












