Analisis Persepsi Peran Sosial pada Tokoh Film Mulan (2020) Dengan Teori Feminime Mistique: Betty Friendan

Authors

  • Almarisa Berutu Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Citra Rotama Sihombing Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ezra Dwi Astuti Saragih Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nency Siagian Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nurita Rahmani Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rut Putriana br Manik Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/arrumman.v2i1.6384

Keywords:

Mulan, gender, feminime mystique, maskulinitas hegemonik, patriarki

Abstract

Penelitian ini menganalisis film Mulan (2020) sebagai representasi dinamika gender melalui pendekatan teori feminime mystique yang berakar dari pemikiran Betty Friedan. Meskipun Friedan lebih dikenal melalui kritiknya terhadap stereotip perempuan dalam The Feminine Mystique, kajian ini memfokuskan pada bagaimana tekanan sosial terhadap maskulinitas juga memengaruhi peran gender dalam film. Metode yang digunakan adalah analisis naratif- kualitatif dengan pendekatan teori gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Mulan harus menyamarkan identitasnya dan menyesuaikan diri dengan norma maskulinitas untuk diterima di dunia militer, mencerminkan pembebasan perempuan yang masih bersifat bersyarat. Sementara itu, tokoh pendukung Cricket menunjukkan resistensi terhadap maskulinitas hegemonik melalui ekspresi emosional yang dianggap tidak lazim dalam lingkungan militer. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa film Mulan tidak hanya mengangkat isu emansipasi perempuan, tetapi juga mengungkap tekanan sosial yang dialami laki-laki akibat konstruksi maskulinitas sempit dalam sistem patriarki.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfraita, A., Wardhani, T. F., & Ekantoro, J. (2022). Representasi kesetaraan gender dalam film Mulan (Analisis semiotika Roland Barthes film Mulan). Journal of Gender Equality and Social Inclusion (Gesi), 1(1), 52-60.

Connell, R. W., & Messerschmidt, J. W. (2016). Hegemonic masculinity: Rethinking the concept. Gender & Society, 30(3), 329–352.

Disney. (2020). Mulan [Film]. Walt Disney Pictures

Friedan, B. (1963). Mistik Feminin. WW Norton & Company. Gill, R. (2017). Gender and the media (2nd ed.). Polity Press.

Holipa, D. S., Asnawati., & Narti, S. 2022. Representasi Feminisme dalam Film Mulan. Jurnal

Professional. 9 (1), 41–48.

Kimmel, M. S., & Wade, L. (2018). The gendered society (6th ed.). Oxford University Press. Krijnen, T. (2020). Gender and media: Representing, producing, consuming. Routledge.

Kearney, M. (2018). "Representasi Gender dalam Film Animasi: Sebuah Studi tentang Mulan."

Jurnal Studi Gender.

Sembada, I. B. (2021). Gender Inequality Issues Depicted in Mulan (2020) Movie (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Smith, S. (2020). “Membayangkan Kembali Feminitas: Mulan dan Narasi Budaya.”

Studi Media Feminis

Wahyuni, N., Afrianti, I., & Yusnarti, M. (2024). Deiksis Dalam Film'Mulan': Analisis Pragmatik. Jurnal Pendidikan & Pengajaran (Jupe2), 2(1), 62-72.

Downloads

Published

2025-06-20

How to Cite

Berutu, A., Sihombing, C. R., Saragih, E. D. A., Siagian, N., Rahmani, N., & Manik, R. P. br. (2025). Analisis Persepsi Peran Sosial pada Tokoh Film Mulan (2020) Dengan Teori Feminime Mistique: Betty Friendan. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 2(1), 165–171. https://doi.org/10.57235/arrumman.v2i1.6384

Issue

Section

Articles

Citation Check