Representasi Kondisi Sosial Dalam Musik Punk: Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu "Bayar, Bayar, Bayar"
DOI:
https://doi.org/10.57235/mesir.v2i1.5635Keywords:
Musik PunkAbstract
Lagu "Bayar! Bayar! Bayar!" oleh band punk Sukatani merupakan kritik tajam terhadap praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi dalam institusi kepolisian di Indonesia. Melalui lirik yang lugas dan repetitif, lagu ini menyoroti berbagai situasi di mana masyarakat harus membayar sejumlah uang kepada oknum polisi untuk mendapatkan layanan atau menghindari masalah, seperti pembuatan SIM, penilangan di jalan, hingga pengurusan laporan barang hilang. pendekatan analisis wacana kritis terhadap lirik lagu ini dapat mengungkap bagaimana teks tersebut mencerminkan dan memproduksi struktur kekuasaan serta dominasi dalam masyarakat. Menurut perspektif Pierre Bourdieu, modal simbolik yang dimiliki oleh institusi kepolisian digunakan untuk melegitimasi kekuasaan mereka, yang kemudian dieksploitasi untuk keuntungan pribadi melalui praktik koruptif. Lirik lagu ini berfungsi sebagai bentuk resistensi terhadap sistem yang koruptif, menggunakan satire dan ironi untuk mengkritik ketidakadilan yang terjadi. Selain itu, viralnya lagu ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa terwakili oleh pesan yang disampaikan, menandakan adanya dukungan publik terhadap kritik yang diutarakan. Namun, setelah mendapatkan perhatian luas, band Sukatani memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari semua platform musik dan mengunggah video permintaan maaf kepada Kapolri serta institusi kepolisian. Keputusan ini memicu spekulasi di kalangan netizen mengenai adanya tekanan terhadap band tersebut, terutama karena mereka sebelumnya selalu tampil menggunakan topeng dan tidak pernah menunjukkan identitas aslinya. Dengan demikian, analisis wacana kritis terhadap lirik lagu "Bayar! Bayar! Bayar!" dapat memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana musik punk digunakan sebagai medium untuk merepresentasikan kondisi sosial, mengkritik praktik korupsi, dan mengekspresikan resistensi terhadap struktur kekuasaan yang tidak adil.
Downloads
References
Maisaroh, S., & Prihatin, Y. (2022). ANALISIS WACANA KRITIS LIRIK LAGU “AN ELEGY” KARYA BURGERKIIL. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 7(2), 372-377.
Wiyanti, E., Atmapratiwi, H., & Pangesti, I. (2021). Analisis Wacana Kritis Pada Lirik Lagu Slank Siapa Yang Salah. Prosiding Samasta.
Kompasiana. (2023). Perkembangan Punk di Indonesia. https://www.kompasiana.com/estevanadiwigunaberelaka7873/643bb22ba7e0fa0be566e2c2/perkembangan-punk-di-indonesia
OneSearch. (2023). Analisis Lirik Lagu "Negri Ngeri" oleh Marjinal dalam Konteks Kritik Sosial. Diakses dari https://onesearch.id/Record/IOS6965.863/TOC
Tempo.co. (2024). Lirik Lagu "Bayar! Bayar! Bayar!" Sukatani, Kritik Tajam Polisi dan Respon Kapolri. https://www.tempo.co/hukum/lirik-lagu-bayar-bayar-bayar-sukatani-kritik-tajam-polisi-ini-kata-kapolri-1210266
The Times. (2024). Indonesian Punk Band Forced to Apologise for Song About Police Corruption. https://www.thetimes.co.uk/article/indonesian-punk-band-forced-to-apologise-for-song-about-police-corruption-rnq3nj0rh
Humaira, H. W. (2018). Analisis wacana kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk Pada pemberitaan surat kabar Republika. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 2(1), 32-40.
Kompas.com. (2025, 20 Februari). Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar dari Band Sukatani. kompas.com
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










