Dampak Tradisi Minum Tuak Terhadap Harmonisasi Sosial di Dusun I Lae Pinang Desa Bintang Kecamatan Sidikalang

Authors

  • Flores Tanjung Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yohana Inka Sari Nababan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Naomy Elisabeth Tamba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Oktaviana Sihombing Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Widya Rachel Natasha Hutauruk Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mesir.v2i1.5584

Keywords:

Dampak Tradisi, Minum Tuak, Harmonisasi Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang tradisi minum tuak di dusun 1 Lae Pinang Desa Bintang Kecamatan Sidikalang, Aktivitas masyarakat di Lapo Tuak, dan Dampak Tradisi Minum Tuak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu heuristic, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Hasilnya menunjukkan bahwa latar belakang tradisi minum tuak dipengaruhi oleh kondisi ikimm, adanya mitos pohon aren yang dipercaya oleh masyarakat dan tuak tuak yang merupakan minuman penting dalam acara Batak Toba. Aktivitas masyarakat di lapo tuak yang memiliki perubahan di setiap era. Mulai era orde baru, era orde lama dan era reformasi. Adapun aktivitas masyarakat di lapo tuak selain minum mereka berdiskusi, bernyanyi, membahas politik dan kegiatan lainnya. Dampak yang ditimbulkan dari tradisi minum tuak ini yaitu adanya dampak positif dan dampak positif. Dampak positifnya dimanfaatkan sebagai obat, untuk menghangatkan tubuh dan menjadi alat kebersamaan. Selain tu dampak negative yang ditimbulkan yaitu peminum yang mengkonsumsi tuak secara berlebihan akan berdampak buruk bagi Kesehatan dan bagi masyarakat bagi peminum yang sering membuat keributan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hasibuan, R & Ritonga, S. (2022). Tradisi Minum Tuak Dalam Acara Margondang di Desa Aek Nabara Tonga Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Budaya Etnika. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan.

Firmando, B. H. (2020). Kearifan Lokal Minuman Tradisional Tuak Dalam Merajut Harmoni Sosial di Tapanuli Bahagian Utara.Tarutung: Aceh Anthropological Journal.

Gulo, K. E ( 2023). Perubahan Tradisi Minum Tuak Masyarakat Nias di Desa Bukit Tinggi Kecamatan Ulu Moro’o Kabupaten Nias Barat (2005-2020). Skripsi. Medan: Universitas Negeri Medan.

Fentiana, N. (2019). Kebiasaan Mengkonsumsi Tuak dan Persepsi Sehat Masyarakat Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara. JIUBJ ( Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi).

Fatmawati, R (2018). Tradisi Minum Tuak di Desa Tegalrejo Kecamatan Merakukak Kabupaten Tuban. Skripsi. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Rezkiani, A. & Wahab, A. (2022). Gambaran Peminum Tuak ( Studi Kasus Pada Warga Sawere Bontoraja Bulukumba). Jurnal Berita Sosial, 7(1), 51-60.

Sedyawati, E. (2006). Budaya Indonesia (Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2025-03-26

Issue

Section

Articles

Citation Check